Laman

Rabu, 03 November 2010

Psikologi politik di kampus koe

Kampus fisip , ya itulah kampus ku kampus kita . kampus yang penuh dengan banyak cerita , banyak romansa , banyak warna dan banyak propaganda . kampus yang beralamat di lemgkong besar 68 , ini adalah tempat yang ikut berperan membangun mental dan karakter diri setiap mahasiswa ,sedikit atau banyak . jika kita kaitkan dengan slogan tujuan pendidikan , membangun karakter . Di mulai dari semangat perubahan , system kepartaian ini hadir mengisi wacana dan hasrat berdemokrasi . demokrasi adalah simbol kebebasan , keterbukaan . dari sini demokrasi sangat menghargai dialog . dialog bagi demokrasi mendapat tempat terhormat . karena mencirikan dari sikap yang terdidik dan terpelajar. Dialog adalah ciri makhluk yang beradab , karenanya manusia mampu membangun peradaban.

Sangat menggembirakan jika kita mengingat pemilu mahasiswa (sebagai produk yang di lahirkan oleh sistem kepartaian) akan adanya parade kemeriahan dan merayakan semangat membangun. semua manusia normal yang bersih hatinya akan beraprresiasi dengan datangnya janji perubahan positif. Semangat kebaikan adalah hal yang harus. (menurut filsafat timur, karena kebaikan lah yang menjaga bumi tetap berputar ). Motif kebaikan bersama ini lah yang perlu kita jaga dan lindungi dari parasit-parasit mental yang berupa ego kelompok , ego golongan , ego aku – mereka . ketika parasit mental tersebut hadir , maka perpecahan lah hadiah nya. Dari perpecahan lahir lah kecurigaan . dari kecurigaan akan lahir prasangka negatif. dari prasangka negatif ini ,maka pencarian data dan fakta yang mendukung prasangka negatifnya terus di lakukan. ketika perasaan prasangka ini mengumpul ,munculah rasa emosional yang hebat yang menjadi bagian dari sikap menolak upaya-upaya rasional.

Kita sama-sama paham akan Kebenaran yang bersifat manusiawi bahwa pengetahuan yang disampaikan, dapat diterima atau dimengerti oleh manusia. Tak perlu ada rekayasa seperti melalui bujukan, paksaan atau paksaan. Jika ada rekayasa seperti itu maka perlu dipertanyakan kebenarannya. Propaganda, rekayasa isu, manipulasi berita adalah cara-cara primitif dan mengkerdilkan status ke-manusia-an kita . Tapi disini , di kampus yang kita hargai ini, selayaknya lah kita menempatkan nilai-nilai ideal sebagai satu-satunya alat menuju tujuan. Mahasiswa adalah predikat bagi kita (terkhusus yang masih berlaku KTM nya) . Yang mengikat kita agar selalu bersikap sebagai manusia terdidik dan terpelajar. Pencerdasan adalah misi murni mahasiswa di lingkungan kampus. bukan yang lain. Atas nama percedasan mari kita letakkan isu-isu gelap , provokatif , fitnah yang berbuah kecurigaan sebagai musuh abadi. Karena hal-hal tersebut membuat kita mundur , bodoh, berpecah dan memelihara api kebencian.


Untuk apa kita merawat rasa paranoid yang timbul dari kecurigaan
Untuk apa kita memelihara ego kelompok, padahal kita mempunyai amanat untuk memajukan fisip
Untuk apa kita mewariskan kebencian kita pada korban-korban baru yang lebih muda


Kita disini bersaudara, tidak peduli dimana kita berasal dan belajar
Kita disini saling membangun , tidak peduli kita berbeda partai


Fisip telah lelah dengan kemunduran prestasi dari generasi ke generasi , lelah dengan berbagai keluhan masalah-masalah akademik dan birokrasi kampus, ,lelah dengan perpecahan mahasiswa, lelah atas tumpukan pandangan-pandangan negatif di antara kelompok yang berbeda.