Laman

Senin, 27 September 2010

Polisi dan kegendutanya

Ini kisah fiktif ,yang terjadi dalam imajinasi penulis . jika ada kesamaan tokoh ,isi ,gaya cerita ,latar dan waktu ,itu tidak di sengaja oleh pihak penulis . terima kasih

Ada apa emang dengan polisi dan kegendutan ? tanya anak kecil
Gak ada apa-apa , itu normal nak .. jawab sufi
Oh gitu ya kek .. anak kecil itu heran
Ya ,lalu kenapa kau mengernyitkan dahi .. sufi bertanya
Kalo gak apa-apa ,lalu kenapa penulis menjadikan itu sebagai judul .. kata anak kecil
Tema ini hanya mengingatkan kita saja bahwa polisi gendut itu normal .. sufi menjawab
Hanya itu saja .. anak kecil itu meragu
Itu normal nak, gendut itu pertanda .. sufi berhikmah
Kok gitu kek .. makin jadi keheranan anak itu
Pertanda bahwa ia sering berlatih menjaga fisiknya agar mampu menumpas kejahatan yang ada di masyarakat .. kata sufi
Oh .. anak kecil pelan-pelan mengerti
Pertanda bahwa ia berkeras hati menjaga dirinya makan hanya dari harta yang halal bukan memalak atau menghisap atas nama seragam .. terus sufi
Emm .. gumam anak kecil
Pertanda bahwa ia selalu membersihkan hatinya supaya ia menaati hukum moral dan hukum negara karena ia aparat penegak hukum .. lanjut sufi
Hmmp .. dengus anak kecil
Pertanda bahwa ia pasti menjaga kepercayaan masyarakat bahwa polisi pantas di percaya karena dedikasi tanggung jawabnya luar biasa .. simpul sufi
Lalu .. anak kecil itu penasaran akan kelanjutanya
Pertanda bahwa ia dekat dengan masyarakat , mengayomi, melindungi ,ringan tangan dan selalu menolong tanpa pamrih .. kata sufi
Terus .. tanya anak kecil
Pertanda bahwa gendut adalah wajar dan pantas untuk seorang polisi hari ini .. jawab polisi
Terus kek .. antusias anak kecil
Pertanda bahwa masih ada puluhan pertanda-pertanda yang lain bahwa polisi gendut itu normal .. rangkum sufi
Kok , udah di akhiri sih kek ?? anak kecil kecewa
Masih banyak kalo di terusin lagi dan nanti bikin para pembaca jenuh dengan dialog kita yang sontoloyo ini , hahaha .. tawa sufi
Oh , ya udahlah . eh kek ,yuk kita ucapin sampai jumpa sama pembaca .. ajak anak kecil
Boleh tu, hayuk .. respon sufi
Oke ,satu dua tiga .. hitung sufi dan anak kecil bersamaan
Hey pembaca ,sampai jumpa ,semoga harimu menyenangkan .. serentak sufi dan anak kecil berucap pisah

lawan kolestrol moral anda pak polisi

Melankolis ,bernafas dalam kelabu

kita ini manusia .hewan yang berpikir dan berasa

karena berpikir dan berasa ini lah milyaran manusia mempunyai sikap ,pandangan dan karakter yang beragam. Dari ketiganya lahir manusia-manusia pencerah dan darinya juga hadir jutaan manusia kalah (kalah dari bermacam dimensi)
Semua pernah jatuh ,semua pernah terjembab ,semua pernah dipadamkan cahayanya

Tapi
Apa kau rela, diam,pasrah dan membiarkan hidup mu di isi dengan kelam kelabu yang sama Haaa..
Jika kau tiap hari membenarkan kepayahan hari ini karena kegagalan mu kemarin, Silahkan !! jika itu pilihan mu ,pilihan yang akan memperpanjang sejarah betapa sengsaranya dirimu karena telah menjadi manusia yang pernah hidup di bumi yang indah ini

Kemerdekaan diri yang termewah adalah kemerdekaan dari rasa bersalah dan merasa payah
Bongkarlah tembok `pertimbangan pikir` u, yang sebenarnya tipis, setipis kertas tissu toilet . Semakin sakit dan hina jika kau berhenti bahkan mundur hanya untuk mengumpulkan alasan rasional untuk sedih, hahaha
Tumbuhan bertumbuh makin tinggi batang makin keras dahan makin lebat daun dan makin kuat akar, anjing makin keras teriakan makin kokoh kakinya makin licin gerak nya
Semua hal kecuali manusia ,tumbuh ke atas dan makin menyempurnakan diri dan fungsinya masing-masing.

Manusia akan menjadi mahluk tertinggi jika dengan tepat dapat menaiki akal dan rasanya, dan tak sedikit dengan akal-nurani nya ,manusia menjadi makhluk yang memalukan karena dengan sengaja memasungkan dirinya dalam kekecewaan yang selalu ia kenangIni adalah akar pohon melankolis yang selalu mengharapkan yang sempurna tetapi tidak meraba kebutuhan hati nya akan rasa bersyukur (adalah harus humumya )
Terimalah dahulu dengan tenang lalu konsisten , dan barulah berbagi pandangan
Merasalah berkelimpahan jika kamu ingin menjadi manusia damai tenang bukan merasa berkekurangan karena menjadikan kita lupa dengan rizki yang tergenggam di tangan

Salam kemewahan

what up with love

hey, cinta

ada yang bilang ia tak terdefenisikan , tak dapat di terangkan, tak dapat `transformasikan pengetahuan ini, hal abstrak ini hanya akan menjadi jelas dan ada jika kita melakoninya dengan pengalaman empiris ,di hadirkan dengan melibatkan semua indera kita. Karena ia bukan berada dalam dunia materi yang serba terhitung terukur dan tersentuh kasar (penulis bisa membayangkannya dengan mudah) . ia ada dalam dunia yang berbeda dengan dunia yang sarat rasionalitas ,pendekatan umum atau memiliki nilai universal. Ia dalam ruang yang luas tak di batasi oleh aturan-aturan umum, paradigma publik atau keyakinan sosial.

Ia sangat privat ,previllege, personal ,eklusif dan subjektif. Karena ia dalam wadah yang mempunyai logika` yang berbeda dengan logika umum dan mempunyai aturan unik yang memerintahkan rasa dan pikir bagaimana harus bertindak.perasaan yang berkuasa dalam mengakomodasi energi cinta seutuhnya sebab ini adalah dunia rasa yang berbeda dengan dunia logika yang sarat akan aturan nalar yang membaku.

Sebenarnya penulis keliru. Karena ia tahu bahwa cinta bebas definisi akan tetapi ia masih iseng mengulik arti itu dari prespektif rasional. Mungkin dengan catatan yang sedikit ini penulis bisa membagi cerita bahwa cinta seperti air mengalir.ia tak dapat di ciptakan sebab ia anugerah dari semesta,ia tak dapat dibendung lama karena berbahaya bagi pembendungnya dan bendungannya .terlepas dari hal2 di atas cinta yang shahih adalah cinta yang mempunyai visi baik dan saling membaiki.

Keren banget memang energi ini dan mutlak wajib bersyukur bagi orang yang telah mendapatkannya.dan wajib bekerja keras bagi mereka yang sedang memburunya.semoga kita semua akan mendapatkan dan memiliki energi tertinggi tersuci ini dari semesta . cinta

hidup citra kirana, (calon ibu dari anak2 ku)

jalan ya maju, ngapain jalan di tempat

dear masa lalu , hei masa sekarang
masa lalu hanya sejarah , atau buat gua berfungsi seperti kaca spion. Jadi mengaca pada kaca spion gak perlu lama-lama tar bisa nabrak polisi gendut yang sedang bertugas. Ibarat naik mobil mewah , kita berjalan kedepan (kedepan lah emang ada berjalan kesamping ) menelesak jalan-jalan baru. Baru karena berbeda dengan pengalaman lama , baru karena asing ,baru karena terlihat baru.

Kadang gak mudah menjadi anak muda .yang sarat dengan problematika psikologis-emosional dan padat akan tuntutan eksistensi yang tak gampang. Tapi itu hanya pertanyaan hidup yang membutuhkan jawaban hidup ( dan jawaban yang di hidupkan )
Pertanyaan hidup di antara kita berbeda-beda dan begitu pula jawabanya.

Banyak yang menjawab dengan keluhan dan alasan yang membuat mereka pantas untuk di kasihani tapi ada juga yang menjawab dengan kepala tegak dan tangan yang mengepal erat serta di dalam hatinya ia bergumam keras (aku hidup dan aku siap menjawab semua masalahku sampai bersih)

Dimana posisi kita , hanya kita yang tahu
Tahu akan pilihan dan tahu akan resiko dari pilihan itu

mahasiswa bugil

sebelum berpraduga negatif dan naif , akan lebih mulia buat kita (para pembaca ) mengetahui korelasi tema di atas dengan makna tulisan ini
mahasiswa adalah kita ,mahasiswa adalah insan akademis jadi kita adalah insan akademis

mahasiswa gerakan adalah kita , mahasiswa gerakan bukan mahasiswa bodoh jadi kita bukan mahasiswa bodoh (horee ... , kita bukan mahasiswa bodoh )
ada petuah kontemporer yang berkata bahwa : `diskusi adalah alat kelamin pergerakan mahasiswa, yang tanpanya qt mjd badut2 culun` .

Gua ga tau jika Hewan atau manusia yang hidup tanpa alat kelamin , apa masih hidup atau hidup dengan ketidaknyamanan.itu bukan yang ingin gua uraikan, disini hanya ingin memperjelas jika dalam gerakan terjadi krisis budaya intelektual maka gerakan tersebut bisa di hakimi sebagai gerakan badut-badut culun. Ini bukan cercaan apalagi celaan ,ini hanya ingin membuka tirai hakikat bahwa diskusi adalah ciri pasti dari iklim intelektual dari gerakan . kenapa ?
Hmm, pertanyaan retoris

Bagaimana bisa hadir gerakan berjalan maknyus , menarik perhatian , pencapaian dari target gerakan tercapai dan gerakan mampu menjadi sinar yang menyinari pikiran-pikiran yang gelap. Memang berat dan menyusahkan jika kita sendiri senang dengan `ketidaktahuan` kita, kita nyaman dengan `kebiasaan non produktif` dan diharuskan berkawan dengan diskusi ,membaca dan menulis yang notabene kita tidak ada keinginan untuk itu (ini hanya berlaku bagi mereka yang legal menjadi anggota organisasi gerakan)

Aktivitas apa yang bisa menggantikan diskusi sebagai usaha penyegar fungsi otak atau pengupgrade nalar dengan `software pengetahuan` dengan versi teranyar? Aktivitas apa lagi yang mampu membuat berpikir benar dan bertindak benar ? yang dengannya selimut kelucuan dan keluguan tersibak dan terganti dengan cakrawala yang luas dan wawasan yang lapang.

Insan akademis adalah baju mahasiswa ,artinya ia harus mempunyai kemampuan di bidang akademis (pengetahuan sesuai disiplin ilmunya) atau ia memiliki nalar yang lebih dari mereka yang non-mahasiswa (artinya non-akademis ). Jika kita tidak mempunyai ini artinya kita tidak bernilai akademis yang artinya kita mahasiswa yang tidak berbaju , yang artinya telanjang, bugil .

(dingin dong kalo bugil, apa lagi berbugil di kota dingin seperti di bandung ini .bisa meriang plus demam )

Jika manusia itu bugil maka ia beresiko terserang berbagi penyakit (penyakit fisik ,mental , psikologis dan spritual) bugil juga terlihat lucu karena ..... (gua ga bisa nulis ,atas nama moralitas) bugil juga di anggap perbuatan kriminal karena menyalahi kodrat manusia yang harus beretika dalam kepatutan umum .
Mahasiswa dengan kodrat akademis ilmiah dan berpredikat sebagai insan rasional apalagi bagi yang masuk dalam organisasi pergerakan, maka ... (gua pikir ,pembaca sudah tahu jadi tidak perlu penulis sempitkan kesimpulan dari tujuan tulisan ini)
Bak pidato panjang yang menjenuhkan , akhir kata ada kalimat yang pelu gua ulangi dan mungkin perlu di cetak tipis (karena gak sopan ) bahwa ``mahasiswa tanpa diskusi atau tidak beriklim intelektual juga dapat di artikan sebagai mahasiswa bugil ``


Hiii , dia bugiiillll ....