Laman

Senin, 27 September 2010

Melankolis ,bernafas dalam kelabu

kita ini manusia .hewan yang berpikir dan berasa

karena berpikir dan berasa ini lah milyaran manusia mempunyai sikap ,pandangan dan karakter yang beragam. Dari ketiganya lahir manusia-manusia pencerah dan darinya juga hadir jutaan manusia kalah (kalah dari bermacam dimensi)
Semua pernah jatuh ,semua pernah terjembab ,semua pernah dipadamkan cahayanya

Tapi
Apa kau rela, diam,pasrah dan membiarkan hidup mu di isi dengan kelam kelabu yang sama Haaa..
Jika kau tiap hari membenarkan kepayahan hari ini karena kegagalan mu kemarin, Silahkan !! jika itu pilihan mu ,pilihan yang akan memperpanjang sejarah betapa sengsaranya dirimu karena telah menjadi manusia yang pernah hidup di bumi yang indah ini

Kemerdekaan diri yang termewah adalah kemerdekaan dari rasa bersalah dan merasa payah
Bongkarlah tembok `pertimbangan pikir` u, yang sebenarnya tipis, setipis kertas tissu toilet . Semakin sakit dan hina jika kau berhenti bahkan mundur hanya untuk mengumpulkan alasan rasional untuk sedih, hahaha
Tumbuhan bertumbuh makin tinggi batang makin keras dahan makin lebat daun dan makin kuat akar, anjing makin keras teriakan makin kokoh kakinya makin licin gerak nya
Semua hal kecuali manusia ,tumbuh ke atas dan makin menyempurnakan diri dan fungsinya masing-masing.

Manusia akan menjadi mahluk tertinggi jika dengan tepat dapat menaiki akal dan rasanya, dan tak sedikit dengan akal-nurani nya ,manusia menjadi makhluk yang memalukan karena dengan sengaja memasungkan dirinya dalam kekecewaan yang selalu ia kenangIni adalah akar pohon melankolis yang selalu mengharapkan yang sempurna tetapi tidak meraba kebutuhan hati nya akan rasa bersyukur (adalah harus humumya )
Terimalah dahulu dengan tenang lalu konsisten , dan barulah berbagi pandangan
Merasalah berkelimpahan jika kamu ingin menjadi manusia damai tenang bukan merasa berkekurangan karena menjadikan kita lupa dengan rizki yang tergenggam di tangan

Salam kemewahan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar